RSS

Menyusuri setapak kenangan

19 Oct

Malam kian larut, tapi mata masih enggan terpejam. Sibuk mencari posisi nyaman, mencoba memejamkan mata. Satu dua tiga detik dan menit berlalu. Bangkit menghadap cermin, muka sudah menandakan kantuk sangat tapi kenapa belum juga bisa terlelap?? Pernahkah kamu seperti ini? Kemudian apa yang kau lakukan??

Sejenak mencoba merebahkan diri kembali, jarum jam terus berputar, memandangnya yang tepat 45 derajat dari pandangku. Tetap sama, hingga kuputuskan mengambil ponsel disamping ranjang. Stalking kesana kemari, dan hingga jemari ini membawaku menyusuri kenangan. 

Iyaa, kepoin kamu dan dia.. Ahh, betapa bodohnya aku. Melakukan hal konyol tengah malam begini. Ahh…Yang lalu biarlah berlalu, berbaliklah, kembali kesini, tutup tirainya. Sesekali boleh mengintip masa silam, tapi jangan sering-sering yaa..

Gudnite

 
Leave a comment

Posted by on October 19, 2016 in Uncategorized

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: