RSS

Perahu Kertas Kelas 3 Sa’ad bin Abi Waqqash

30 Aug

Photo0959Liburan tlah usai, saatnya kembali ke sekolah. Alhamdulillah, kelas Utsman bin Affan tlah melanjutkan perjalanan ke babak selanjutnya tanpa tersisa sedikitpun (naik kelas semua). Yang tersisa adalah aku, yang tinggal kelas. Kali ini kembali diamanahi di kelas 3. Daan, dag dig dug waktu pembagian kelas. Tarraaaa… terdamparlah di kelas 3 Sa’ad bin Abi Waqqash. Huiiiigh, full 30 orang euy..

Aku masih percaya kata pak Munif, kesan pertama harus menggodaaa. Iyyaa, tapi mau bikin apa dan gimanaa ?_? Hiiigh mendekati temu perdana di kelas, belum nampak sepercik ide sekalipun. Hrrrrgh, otak kanan otak kanaaaaan. Daaan, haari yang ditunggu pun tiba.. semalaman memutar otak hanya ide games aja yang berhasil ku kail. [iiiih, kayak mincing aja]. Tik tok tik tok tik tok.. detik jam tangan serasa menggema ditelinga, temu perdana pun tak dapat ditunda lagi.

Percayakah engkau dengan #The power of kepepet?? Maap aje, aye salah satu pengikut aliran ini kata temen2. Fyi aja yak..Pengalaman membuktikan, juara nulis artikel aye dulu dibikin mepet batas waktu pengumpulan, beberapa jam sebelum ditutup. #ehh salah focus. Back to story. Akhirnya datang lah ide “perahu kertas” [hihiii, ngaku dah tak sengaja dengerin lagu iniih]. Dan terbesitlah ide itu. Setelah berdo’a, story morning, dhuha dan muraja’ah, istirahat sebentar, mulailah petualangan pertama di kelas baru ini. personel kelas yang diacak dari tiga kelas ini masih bikin blok asal kelas 2 yang sama.

Setelah ice breaking sebentar, aku berkata dengan lantang “kita akan berlayaar”. Dan merekapun tertegun, saling pandang, adapula yang tertawa dan beberapa nampak kebingungan dalam tanya “berlayar kemana? Dengan apa bu?”

“Kita akan berlayar dengan perahu kita, perahu yang sangat besar dan megah, perahu apa ituu?”

“Perahu apa buu?” masih dengan wajah penuh tanya.

“Nhaaah, kita akan bikin perahu kita. Dan kita semua akan berlayar dengan perahu ini. siapa yang udah pernah bikin perahu kertaaas?”

Beberapa anak bicara pada temannya, “aku bisa bikin”, “aku pernah biikin di TK” dan kelaspun riuh.

“Kali ini kita akan bikin perahu istimewa, perahu 3 Sa’ad bin abi waqqash”, kataku. Dan diperahu ini kita akan berlayar. Tugas pertama kita adalah membuat perahu, siapkan satu lembar kertas dan mulai lah membangun kapal”, lanjutku. Merekapun mulai menyiapkan kertas, dan akupun mengambil kertasku.

“Ikuti langkah-langkah bu guru”

Merekapun mulai membangun perahu kertasnya. Setelah jadi semua, tiap anak memegang perahunya masing2, aku meminta mereka menuliskan nama perahu “3 Sa’ad bin Abi Waqqash” dan menuliskan nama mereka di baliknya.

“Dan pelayaran kita akan mulai, siaaap?” setelah aba2 dari bu guru, pelayaran kita mulai dan setelah berlabuh di pulau sebelah tuliskan nama kalian hingga perahu kembali kepada pemiliknya, okaaay??”

Pelayaranpun dimulai, riuh celoteh mereka satu sama lain. Tiap aba2 perahu berlabuh tiap itu pula mereka membubuhkan namanya. Hingga perahupun kembali pada si empunya. Dan perahupun penuh dengan nama-nama all crew kelas 3 Sa’ad bin Abi Waqqash.Photo0964

Kita ini ibarat sedang di dermaga, sebentar lagi kita akan berlayar mengarungi samudra kelas 3 menuju pelabuhan yang akan kita tuju, apa ituu? Tanyaku pada anak2.. yaaak, kelas 4. Perahu ini berisi 30 penumpang, kita semua ada di dalamnya.. dan harus tetap utuh hingga sampai di pelabuhan kelas 4 ^_^  siap berlayaaar?? Siaaap..

Dan pelajaran pertama untukku pun dimulai, belajar mencintai lagi dan lagi.. mencintai dengan sederhana…. Malaikat-malaikat kecil itu mulai sekarang adalah bagian dari hidupku, [dengan] batas waktu… (-__-“)

Allahumma innaka ta’lamu anna hadzihil qulub,
qadijtama-at ‘alaa mahabbatik,
wal taqat ‘alaa tha’atik,
wa tawahhadat ‘alaa da’watik,
wa ta ahadat ala nashrati syari’atik.
Fa watsiqillahumma rabithataha,
wa adim wuddaha,
wahdiha subuulaha,
wamla’ha binuurikal ladzi laa yakhbu,
wasy-syrah shuduroha bi faidil imaanibik,
wa jami’ lit-tawakkuli ‘alaik,
wa ahyiha bi ma’rifatik,
wa amitha ‘alaa syahaadati fii sabiilik…
Innaka ni’mal maula wa ni’man nashiir.

Photo0957

Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Mengetahui
bahwa hati-hati ini telah berkumpul untuk mencurahkan kecintaan kepada-Mu,
bertemu untuk taat kepada-Mu,
bersatu dalam dakwah-Mu,
dan berjanji untuk setia membela syari’at-Mu,
maka kuatkanlah ikatan pertaliannya.
Ya Allah, kekalkanlah kasih sayangnya,
tunjukkan jalannya dan penuhilah ia dengan cahaya-Mu yang tiada pernah redup,
lapangkanlah dadanya dengan limpahan iman dan keindahan tawakkal kepada-Mu,
hidupkanlah dengan ma’rifat-Mu dan matikanlah dalam syahid di jalan-Mu.
Sesungguhnya Engkau sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong.
Aamiin.

 Crew 3 Sa’ad bin Abi Waqqas SDIT Alam Harum Purbalingga

~Azka~Devon~Hafidz~Fari~Rifqi~Zaki~Akbar~Bintang~Farras~Adham~Razan~Haidar~Ajeng~Almas~Aura~Dhina~Fafa~Fania~Ferlyn~Mila~Nabila~Naila~Naja~Nasya~Nu~Qiqi~Ayu~Rani~Tsabita~Zeva~

 
 

2 responses to “Perahu Kertas Kelas 3 Sa’ad bin Abi Waqqash

  1. erna

    August 30, 2013 at 8:44 am

    bu eniiiii…🙂

     
  2. santi

    August 8, 2015 at 6:45 am

    hai aku siswa sd it

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: