RSS

Buku untukmu…

20 Aug

Buku ini kuberi nama “Senandung Hujan” buku berisi segala tentangmu dan mimpi-mimpi yang sempat tertulis di lembaran memory. Seperti buku-bukumu yang kau koleksi, setelah selesai engkau baca, simpanlah di rak dengan baik.. bila sesekali ingin kau baca kembali karena stok buku barumu belum ada, ejalah kembali dan hanya sesekali saja janganlah terlampau sering…

Bayang

“Aku mencintaimu hingga ujung waktu” kataku suatu ketika.

Tetapi kala itu kau  membuka tabir hidupmu

Pada bayang-bayang fana yang menari

Memainkan melodi kenangan yang tak kunjung usai

Bukan aku tak punya

Deretan nada kenangan yang menyeruak tak kenal waktu

Tapi berdamailah dengan takdir

Mungkin kelak kita sesekali memainkan melodi kenangan itu

Bersama-sama tanpa duri yang menancap di hati

Mungkin juga tidak

Sekali lagi

Aku hanya memakai topeng ketegaran;

Rapuh

 [itu kutulis kala senja, saat engkau terbang ke barat]

(R)morning

Aku pernah bermimpi tentang ini, hidup di pondok sederhana di atas bukit dengan permadani hijau nan kemilau…menantimu pulang dari ladang…

aku hanya punya cinta yang sederhana

aku tak punya sepasang tumpuan, aku hanya punya satu…sedang akupun tak tahu, apakah tumpuan disebrang sana berhasil kau bangun ataukah sama sekali tidak.

maka, tak ada pilihan lain selain membangun tumpuan baru, tumpuan yang aku dapat ku awasi dan pastikan bangunannya..

#untukmu yang [dulu] tak punya jam tangan, berdamailah dengan takdir.. Tuanmu tau kemana arah tujuannya, semoga engkau faham.

 
Leave a comment

Posted by on August 20, 2013 in goresan pena

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: