RSS

Kala Bosan Liqo Melanda

23 Nov

ImageDi suatu senja yang tak biasa, bersama gerimis yang membahana. Perlahan ku ambil ponsel putih di atas rak buku kamar. Mulai jemari ini menari diatasnya…

“sistaaa… pernahkah kau merasakan liqo terasa hanya formalitas belaka?😦 ”

Sent’, pesan itu meluncur menuju sebuah ponsel milik seorang kawan di “majelis cinta” [baca:liqo].

Entah apa yang sedang melanda diri ini, hingga kutemukan satu rasa yang tak nyaman dalam ngaji pekanan akhir-akhir ini. Jawaban yang pasti, “futur” sedang menyerang.  Mungkin perisai diri sedang rapuh, hingga futur sempurna menguasai diri.

Terasa Ponsel bergetar, 1 message. Ada jawaban dari ujung sana.

“Pernah, lg bosen tingkat kabupaten y?? cerita yuuuk.. wkt tk 3 dulu s4 ktemu MR yg ghirah bgt liqo’, Cuma 2 bln lalu kami ditinggal k jerman (beliau ambil S3), pesen beliau : sperti apapun liqo’, siapapun MR dan teman2nya, pertahankan liqo’ sebisa mgkn.

Srg2 ingetin diri klo lg males2nya, if I think “apa ya yg bs aq dpt di liqoat”, sketika saat gak dpt hal itu ya dg mudah goodbye, tp klo sbaliknya “apa ya yg bs kuberi di liqoat”, lain ceritanya..”

Belum sempat ku me replynya, tiba-tiba sms kembali masuk.

“Pesen MR lainnya, gk kalah tarakdung jlebnyeeesss: nahnu du’at qabla kulli syai’, naïf sekali jika kita berpikir tarbiyah cukup dengan liqo (walaupun secara teori kita tahu betapa jadi MR ideal adalah amanah berat. Apalagi dirimu guru, pasti lebih fahim) jika liqo tidak berjalan sebagaimana yang dharapkan ya adek mesti giat mentarbiyah diri dari sumber2 lain…“level terendah ukhuwah adalah husnudzon dan berlapang dada terhadap kekurangan saudaramu”. Terus kalo ingat kisah nyata teman2 yg kini tak lagi liqo’ dg berbagai sebab mulai dr yg kondisi keluarga yg gak memungkinkan, udzur yg memang aduhai berat jika aq sendiri yg ngalami, yg afwan *didzolimi MR* sampai yg skadar merasa gak dperhatikan MR n saudari2 lain.. bikin diri ini mbrebes mili, btapa gak bersyukur kalo kmudian aq jg ikutan off n out. Tapi wajar n manusiawi kok, perasaan spt itu, urip kan emg sawang sinawang, kmbali lg k masing2, ask ourself:apa tujuan liqo?”

Ku termangu dalam lorong kesunyian mencoba mengeja perjalanan.

Pernahkah rasa itu singgah pula pada dirimu???

 
3 Comments

Posted by on November 23, 2012 in goresan pena

 

3 responses to “Kala Bosan Liqo Melanda

  1. ayip7miftah

    November 25, 2012 at 10:52 am

    Duh ini cara nulisnya mirip abege tujuh belasan. Tapi isinya dumdamdum jesshh… Ngena!

     
    • hawariyyun

      November 27, 2012 at 3:34 am

      heheee..emang masing tujuh belasan ko’ tapi pake pluss ^_^

       

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: