RSS

[bukan] Hutang Budi Biasa

28 Jun

ImageSiapa siy di dunia ini yang bisa lepas dari yang namanya hutang budi?? Kalo memang benar ada, pasti dia punya kondisi yang spesial. Kalo manusia normal, mesti tak bisa mengelak dari yang namanya hutang budi. Seberapa jahatpun seseorang pasti dia pernah berhutang budi, seberapa kayapun seseorang pasti dia punya hutang budi. Bahkan seorang raja sekalipun. percayaa? Kali ini dalam dunia per-budi’an untuk mempermudah bahasan kita selanjutnya kita sebut orang yang dikenai kebaikan oleh orang lain kita sebut sebagai si penghutang budi, sedangkan orang yang melakukan kebaikan pada orang lain kita sebut sebagai si piutang budi.

Hutang budi adalah investasi amal bagi si piutang budi. Investasi yang bisa jadi ia nikmati dalam waktu dekat, esok, atau bahkan kelak bukan di dunia ini. Hutang budi bagi si piutang budi memiliki banyak makna. Ada seorang piutang budi yang murni bawaan dari kalbunya, benar-benar ikhlas menganggap hal yang dilakukannya adalah investasi amal yang dilandasi ketundukan hati pada Sang Penggenggam Jiwa. Meyakini benar bahwa sebaik-baik manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi orang lain. Tipe seorang piutang budi ini orientasinya karena Allah, tanpa tendensi apapun. Biasanya ia seorang yang peka, tak menunggu komando untuk segera melakukan aksinya karna sirine hatinya otomatis menyala begitu melihat atau mendengar ada seseorang yang perlu dan butuh kredit budi’nya.

 Ada pula seorang piutang budi yang memiliki tendensi dalam melakukan gerak aksi piutang budinya. Bisa jadi karena jabatannya atau punya maksud tertentu. Maksud tertentu ini bisa jadi muncul karena melihat subjek si penghutang budi, siapa dia’, atau karena hal lainnya. Yang jelas tipe seorang piutang budi seperti ini harus mengumpulkan banyak alasan terlebih dahulu untuk menjalankan aksinya.

Lain halnya dengan makelar budi’…ia seringkali menunjukan pada si piutang budi akan seseorang yang membutuhkan budi’nya tanpa menentukan seberapa besar yang dibutukan si penghutang budi dan seberapa besar kemampuan yang dimiliki si piutang budi. Makelar budi’ ini meyakini bahwa barang siapa yang mengajak seseorang pada hal kebaikan maka ia akan memperoleh pahala orang yang mengamalkannya tanpa mengurangi pahala pelakunya.

Hutang budi adalah hutang yang bisa jadi tak mungkin bisa dibayar lunas oleh si penghutang karena ia pun tak mengetahui seberapa besar kadar keikhlasan si piutang budi. Hutang budi pun tak menuntut bagi si penghutang budi untuk melunasinya dengan menyerahkan segala apa yang di milikinya untuk si piutang budi. Karena hutang budi sejatinya adalah investasi amal bagi si piutang budi. Hal yang sepatutnya dilakukan oleh si piutang budi pasca mengeluarkan piutang budinya adalah segera melupakan transaksi itu. Melupakan investasi amal yang telah dilakukannya, cukuplah Allah saja yang kan mengkalkulasikan investasi amalnya. Sebaliknya si penghutang budi sepatutnya mengingat akan hutang budinya namun dalam batas wajar kemampuannya. Hingga air susu tak kan pernah dibalas dengan air tuba, bahkan kalau bisa dibalas dengan air susu dengan kualitas terbaik.

Sebagai seseorang yang memiliki banyak hutang budi pada sekian banyak orang, dengan segenap kerendahan hati saya mengucapkan terimakasih banyak, syukron katsir, arigato gozaimas, gracia, danke…. Semoga investasi amal kalian berbuah manis di JannahNya. Keep khusnudzon, smangat tanpa batas untuk senantiasa menjadi lebih baik, optimis sampai finish🙂

                                                                                                             *Kjtjk hingga ujung waktu

 
Leave a comment

Posted by on June 28, 2012 in cawan inspirasi

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: