RSS

Saatnya Cerdas Memilih Pemimpin

11 Nov

KabarIndonesiaPemilihan Presiden (Pilpres) telah di depan mata. Pada 8 Juli 2009 besok, pemimpin bangsa ini akan ditentukan. Kini saatnya masyarakat pemilih menentukan siapa nahkoda bahtera negeri ini yang akan membawa bangsa dan negara dalam pelayaran selama lima tahun ke depan.

Pemilihan sang nahkoda negeri yang akan menduduki RI-1 dan RI-2 tentu saja akan menentukan ke mana arah bahtera negeri ini hendak berlayar. Apakah akan menuju pada tujuan mulia bangsa ini atau sebaliknya?

Begitu pula dengan cara yang akan di tempuh. Bisa jadi akan mengambil jalan pintas yang membahayakan atau jalan panjang yang aman, semuanya tergantung pada sang nahkoda. Masyarakat yang memiliki hak pilih memang harus selektif dan cerdas dalam memilih sang nahkoda.

Dengan demikian, Pilpres 2009 merupakan suatu peristiwa yang tak bisa diabaikan. Dalam waktu sekitar lima menit pada 8 Juli 2009 besok akan menentukan nasib bangsa selama lima tahun ke depan. Hal ini bukanlah masalah sepele, karena lima tahun bukanlah waktu yang sebentar. Jadi, apabila kesempatan ini tidak digunakan secara hati-hati dan maksimal akan berakibat pada kehidupan bangsa Indonesia lima tahun mendatang. Sungguh suatu pertaruhan yang menegangkan.

Nasib bangsa ini akan ditentukan dalam kurun waktu yang singkat. Apakah bangsa ini akan dibawa pada kemajuan yang signifikan atau hanya statis, bahkan lebih buruk? Kondisi bangsa yang masih memiliki persoalan begitu kompleks tentunya harus menyadarkan masyarakat pemilih agar hati-hati dalam menentukan pemimpin bangsa ini. Masyarakat tentu tidak bisa menyerahkan bangsa ini kepada calon pemimpin yang tidak memiliki kualitas dan kapasitas.

Melihat betapa pentingnya Pilpres 2009, maka jangan sampai berlalu begitu saja. Masyarakat pemilih perlu me-recall memori tentang semua hal yang berkaitan dengan pribadi, rekam jejak, dan janji-janji yang selama ini disuarakan oleh setiap pasangan Capres-Cawapres. Masyarakat hendaknya tidak terjebak dalam janji semu para kontestan, karena sesunguhnya negeri ini membutuhkan pemimpin yang benar-benar memiliki kapasitas dan kualitas. Negeri ini tidak membutuhkan pemimpin yang hanya berorientasi pada jabatan dan kehormatan semata.

Apalagi dengan melihat biaya yang dikeluarkan untuk hajatan demokrasi 2009, hal ini tentu saja perlu disoroti lebih lanjut. Pemilu yang menjadi tradisi lima tahunan di Indonesia jangan sampai sebagai ajang pesta demokrasi semata. Hajatan demokrasi yang memakan biaya milyaran rupiah ini semestinya harus benar-benar diefektifkan dan menjadi ajang rekrutmen politik yang berkualitas.

Pemilu 2009 harus dijadikan sebagai proses demokrasi yang penting dan strategis untuk memenuhi hajat hidup dan kepentingan bangsa. Pada titik ini, kita berharap agar para kandidat pemimpin bangsa memiliki komitmen yang tinggi dan memegang nilai luhur bangsa.

Para kandidat hendaknya berkompetisi secara sehat yang dilandasi etika dan sportivitas yang tinggi. Para kandidat juga harus menghindari terjadinya pembelian suara rakyat, menebar janji kosong, dan hendaknya mengedepankan kepentingan rakyat.

Menyadari pentingnya pemilihan pemimpin bangsa yang ditentukan dalam kurun waktu lima menit di bilik suara, segenap warga masyarakat hendaknya menggunakan hak politiknya secara bertanggung jawab. Masyarakat pemilih perlu memiliki pertimbangan yang matang bahwa calon pemimpin yang akan dipilih benar-benar dapat membawa kemajuan dan kesejahteraan bangsa. Masyarakat yang memiliki hak pilih harus cerdas menyeleksi calon-calon pemimpin.

Masyarakat perlu memilih calon pemimpin yang memiliki jiwa kepemimpinan, berkarakter negarawan, memiliki visi dan misi besar untuk kemajuan bangsa, berkomitmen tinggi, menjaga martabat dan kedaulatan negara, serta melakukan revitalisasi reformasi dan demokrasi.

Semoga Pilpres sebagai agenda pamungkas hajatan demokrasi 2009 menjadi gerbang perubahan yang lebih baik bagi bangsa dan negara ini.  Wallahu’alam.  (*)

 
Leave a comment

Posted by on November 11, 2009 in artikel

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: