RSS

Lelaki tak punya hati

Pagi itu saya sedang menyelesaikan administrasi kelas, tetiba ada seorang laki-laki setengah baya memanggil salah seorang murid. Dan iapun keluar menemuinya. Mungkin lelaki itu tak melihatku di pojok belakang kelas. Kuperhatikan gerak geriknya, curiga sesekali melirik keluar kelas. Tembok kelas yang terbuka banyak jendela membuatku lebih mudah mengamatinya. Mereka berdua terlihat sedang mengobrol serius. Ku tanya salah seorang murid di kelas, tentang siapa lelaki yang sedang bersama temannya itu. Namun tak satupun temannya tau. Hingga akhirnya terlihat adegan saling berpelukan dan muridku menangis tersedu dalam. Ku minta patner levelku keluar menanyakan. Ya menanyakan tentang muridku yang menangis itu, lelaki separuh baya itupun menjawab tidak apa-apa, hanya sedang kangen. Masih merasa aneh, akhirnya telponlah kita pada ibunya. Menanyakan apakah ayah muridku itu sedang ke sekolah, menemui anaknya. Katanya tidak, dan minta ciri-ciri orang yang menemui anaknya. Belum selesai kita telepon, ternyata lelaki itu sudah pergi tanpa pamit, muridku yang menangis tadi melanjutkan tangisnya di toilet sekolah. Berhubung telepon belum selesai, ku minta salah seorang temannya menyusulnya ke toilet yang tak jauh dari kelas. Tak sabar menanti dan telpon segera diakhiri dengan meminta sang ibu datang ke sekolah. Saat ku temui ia di toilet, terlihat ia sedang membersihkan mukanya dengan air, mencoba menutupi tangisnya. Hingga kupeluk ia, dan mendudukkannya di anak tangga depan toilet. Perlahan ku tanya dia, kenapa menangis. Ia jawab sabil menahan sedunya. Katanya ia kangen ayahnya, dan kulanjutkan pertanyaanku. Apakah tadi benar ayahnya, ia jawab iya dan melanjutkan tangisnya.

Ternyata sang ayah datang menemuinya, dan mengatakan padanya bahwa ia akan bercerai dengan ibunya dan sudah punya istri baru!!

Ayah macam apa itu, menghancurkan suasana paginya dengan berita macam itu di sekolah! (Umpatku). Mirisnya lagi, ia seorang dokter. Apakah dia tak berpikir pada kondisi psikologis anaknya. Heran seheran herannya..

Saat sang ibu datang, akhirnya dia menceritakan semuanya. Dan benar adanya, ayah ya sudah 5bulanan tak pulang. Pantas anaknya kangen sangat. Ntah bagaimana rasa dalam hati sang ibu. Tegarlah bu, kuatlah bu… Anak-anakmu sangat membutuhkanmu.

Terlepas apa penyebab dan persoalan perceraian mereka, saya tak suka cara sang ayah meng komunikasi kan nya pada anaknya.

Haiii para ayah yang tak punya hati, bisakah engkau sedikit saja punya nurani??

 
Leave a comment

Posted by on November 9, 2016 in Uncategorized

 

Balita doyan nonton IG

Abis makan malam tanpa sayur, hanya nasi dan ikan Nila yang tak habis dimakan Azfar minta pipis. Alhamdulillah toilet traningnya cukup berhasil, meski tak selalu. Di usianya yang menginjak 21bulan, ia sudah berlatih toilet traning diusia 1tahun. Setiap satu jam sekali diajak ke toilet, ntah mau pipis atau ngga yang jelas itu mengenalkan anak pada toilet tempat buang air kecil.

Alhamdulillah, berkat mbahnya yang tlaten kini ia sudah bisa meminta sendiri kalau mau BAK atau BAB. Bahkan beberapa hari ini sudah bisa melepas celana sendiri dan pipis sendiri si toilet.

(Bersambung)

 
Leave a comment

Posted by on November 5, 2016 in Uncategorized

 

Me Time Ala Kadarnya

Menjadi Mahmud abas (mamah muda anak baru satu) udah rempong tak hentinya. Secara, masa-masa itu masa penyesuaian. Yang dulunya bisa Me Time sesuka hati, sekarang??? Hiyaaah, udah ada yang ngekor kemanapun pergi.

Rutinitas tiap hari pasti deh ketemu yang namanya jenuh. Kalo dulu mesti langsung meluncur jalan-jalan ke toko buku, nongkrong bareng temen atau sekedar melepas penat di salon. Sekarang? Jangan ditanya deh..๐Ÿ˜•

Pagi hingga sore di sekolah, pulang-pulang Bocil langsung nemplok. Malam? Ya terlelaplaah.. Hingga nanti di tengah bulan pasti tersibukkan dengan administrasi yang harus diselesaikan (hihii maklum, low di administrasi). 

Bagaimanapun kondisinya, siapapun itu..pasti butuh buat NgeFrozzin diri, Me Time versi masing-masing. Buat emak-emak kayak aku ini, ngga muluk-muluk deh.. Bisa baca buku sampe kelar udah bahagia banget, apalagi buku hadiah ga pake beli..hihii budget belibuku udah masuk alokasi lain, kalopun mupeng banget sebuah buku incaran mesti berpikir lagi, mending beliin buku buat little prince:o 

Iyaaa… Me Timeku ala kadarnya, baca buku disela-sela aktivitas…  Jangan protes yaa, “Kok ngga baca Qur’an aja” 

Udah gitu aja.. Ga perlu nunggu moment penting buat menghadiahkanku buku yaa 😂😂😂 thanks ya man teman yang sudah berbagi buku.

 
Leave a comment

Posted by on October 20, 2016 in Uncategorized

 

Menyusuri setapak kenangan

Malam kian larut, tapi mata masih enggan terpejam. Sibuk mencari posisi nyaman, mencoba memejamkan mata. Satu dua tiga detik dan menit berlalu. Bangkit menghadap cermin, muka sudah menandakan kantuk sangat tapi kenapa belum juga bisa terlelap?? Pernahkah kamu seperti ini? Kemudian apa yang kau lakukan??

Sejenak mencoba merebahkan diri kembali, jarum jam terus berputar, memandangnya yang tepat 45 derajat dari pandangku. Tetap sama, hingga kuputuskan mengambil ponsel disamping ranjang. Stalking kesana kemari, dan hingga jemari ini membawaku menyusuri kenangan. 

Iyaa, kepoin kamu dan dia.. Ahh, betapa bodohnya aku. Melakukan hal konyol tengah malam begini. Ahh…Yang lalu biarlah berlalu, berbaliklah, kembali kesini, tutup tirainya. Sesekali boleh mengintip masa silam, tapi jangan sering-sering yaa..

Gudnite

 
Leave a comment

Posted by on October 19, 2016 in Uncategorized

 

Ka-Ngen

Sore tadi saat tugas di kolam renang, ketemu dengannya, iya.. dengannya. Nano-nano rasanya, serius bukan lebay.. tubuhnya kekar berisi sekarang. iya dari dulu memang sudah kekar, tapi ini semakin kekar dan tinggi. Arya kecil sudah beranjak remaja, lama tak jumpa dengannya. Kangen? iya… rasa itu bernama kangen. Mendengar sekilas ceritanya, hari-harinya… menanyakan rumah yang kerap ia datangi kala malam, saat belajar bersama. “Sekarang sepi ya Bu?” iya, Bu Guru sudah ngga tinggal disana lagi.

ahh, beginikah rasanya kangen?

Rasa yang menuntunku membuka kembali goresan pena silam..

Tak hanya itu, kubuka kembali kontak.. Mencoba menghubunginya tapi nihil. Ku tanyakan pada teman, kontaknya hasilnya tetap sama, nihil. Ya barangkali memang kangen sedang bertamu malam ini. Membawa segenggam rindu masa silam. Membuka kunci memory yang terpedam.

 
Leave a comment

Posted by on October 18, 2016 in Uncategorized

 

Amanah

image

Amanah baru, membersamai 4C Ibnu Sina. Anak-anak yang luar biasa, dengan keistimewaan masing-masing. Andai kau tahu, tiap canda riang, sedih dan tangis mereka menjadi episode hari yang berharga. Mereka anak para manusia, bukan anak robot jadi motorik merekapun berbeda. Bukan hanya motorik mereka tentunya, mereka punya karakter yang berbeda, keunikan yang tak sama. Lihat saja jagoan kembar Fathan dan Fadlan..meski mereka kembar, mereka memiliki sekian banyak perbedaan. Jadi masihkah seorang guru memaksakan pada muridnya untuk menjadi ‘kotak’ yang sama?

Ahh.. Aku hanya seorang yang masih ingin belajar dan belajar menjadi gurunya manusia..

image

                     [Fadlan,Akmal,Fathan]

 
Leave a comment

Posted by on November 12, 2015 in Uncategorized

 

M.e.n.u.l.i.s [lagi]

Hai..selamat bertemu lagi, lama nian tak mengunjungimu. Kangen nulis, iya kangen. Tapi ternyata menguap begitu saja, sekedar kangen membisu ^_^.ย 

Kenapa? Ada apa? Lama tak menulis? Apakah kamu tenggelam dalam duniamu? Hingga tak sempat menggoreskan penamu? Atau bahkan kamu terlalu asyik dengan duniamu, hingga melupakanku?

Entahlah, bisa jadi semuanya. Hanya mampu mengeja kata, tanpa mampu menuai makna. Untuk tiap hal yang terlewatkan, untuk tiap detik yang terlalaikan…

Semakin percaya bukan emas permata ataupun bongkah berlian yang mahal, tapi keistiqomahan. Iya, Istiqomah…

Sepertihalnya

 
Leave a comment

Posted by on November 11, 2015 in Uncategorized